aa
Foto Sains Kompas

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Wilayah Kabupaten Nunukan dan sebagian wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) diguncang gempa bumi bermagnitudo 4.7, Selasa (11/6) sekitar pukul 13.45 WITA.

Laporan gempa bumi disampaikan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa berlokasi episenter pada koordinat 2.62 LU dan 117.22 BT.

“Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 40 km arah Tenggara Kabupaten Bulungan-Kalimantan Utara pada kedalaman 14 km,” kepala Stasiun Geofisika Manado Abraham F Mustamu, dan diteruskan prakirawan cuaca BMKG Nunukan Taufik Rahman, Selasa (11/6)

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi berkedalaman dangkal, disebabkan akibat aktivitas sesar Maratua.

Hasil analisa sumber juga menunjukkan gempabumi dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar geser, cenderung ke arah kiri (strike-slip sinistral).

Dari laporan masyarakat, dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Tanjung Selor dengan intensitas II-III MMI. Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi itu.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami dan sampai pukul 14.30 WITA, monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” ungkapnya.

Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kalimantan Utara dan sekitarnya, dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), juga melalui website (http://www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg) (002).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *