Ini Nama-nama 5 Korban Meninggal Insiden Speedboat Terbalik di Nunukan

Penyisiran tim rescue Basarnas Tarakan di perairan Sembakung, Nunukan, Selasa (8/7) pagi. (Foto : HO/Basarnas)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Pencarian SAR gabungan satu korban hilang pascainsiden speedboat SB Rian terbalik di perairan Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara, yang terjadi Senin (6/7) siang kemarin, hari ini memasuki hari kedua.

Basarnas Tarakan melansir nama kelima korban meninggal. Satu diantaranya adalah balita 4 tahun. Berikut nama-nama kelima korban meninggal :

1. Kamba (P)
Usia : 80 Tahun
Alamat : Donggala Sulawesi Tengah

2. Novia Muatabilla Uzharo (P)
Usia : 8 Tahun
Alamat : Desa Atap Nunukan

3. Annisa Putri Pratiwi (P)
Usia : 7 Tahun
Alamat : Desa Atap Nunukan

4. La Doa La (L)
Usia : 69 Tahun
Alamat : Buton Sulawesi Tenggara

5. Aisyah Farhana (P)
Usia : 4 Tahun
Alamat : Desa Lende Novea Sulawesi Tengah

“Satu korban yang sedang dalam pencarian seorang perempuan, atas nama Jahra,” kata Kepala Basarnas Tarakan Amiruddin, dikutip Niaga Asia melalui keterangan tertulis, Selasa (8/6) pagi.

Berita terkait :

UPDATE : Speedboat Terbalik di Nunukan Muat 30 Penumpang, 24 Selamat dan 5 Tewas

Masih dari keterangan tertulis Basarnas Tarakan, speedboat nahas SB Rian, diketahui memuat 31 orang penumpang. Angka itu bertambah dari sehari sebelumnya, Senin (7/6) kemarin berjumlah 30 orang penumpang.

“Korban selamat berjumlah 25 orang. Kemudian 5 meninggal, dan satu dalam pencarian,” ujar Amiruddin.

Sementara, Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan Dede Hariana menerangkan, hari ini operasi SAR pencarian korban atas nama Jahra, memasuki hari kedua.

Rescuer Basarnas Tarakan sendiri menggunakan alat utama SAR berupa kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) yang sudah diberangkatkan ke perairan Sembakung sejak hari pertama kejadian, Senin (7/6) kemarin.

“Informasi sementara, untuk korban meninggal dimakamkan di Nunukan,” kata Dede.

Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR pencarian korban selain Basarnas, juga ada dari Polairud Polda Kaltara, Polsek Sembakung, aparatur kecamatan Sembakung, Bakamla, UPP Kelas III Pulau Bunyu, Koramil Sembakung, KSB, Destana, Tagana, Dishub, tim kesehatan, BPBD Nunukan, serta PMI Tarakan.

“Dan juga dibantu masyarakat serta nelayan setempat,” demikian Dede.

Sumber : Basarnas Tarakan | Editor : Saud Rosadi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *