Pangdam VI Mulawarman Mayjend TNI Heri Wiranto (kiri) saat meninjau lahan yang disiapkan menjadi cadangan pangan nasional di Desa Tanjung Batu, Kutai Kartanegara, Rabu (28/10). (Foto : Niaga Asia)

KUTAI KARTANEGARA.NIAGA.ASIA – Kodam VI Mulawarman menegaskan Kalimantan Timur, mendukung sepenuhnya program ketahanan pangan nasional, melalui pemanfaatan lahan tidur agar menjadi lebih produktif.

Seperti yang dilakukan hari ini, Pangdam VI Mulawarman Mayjend Heri Wiranto meninjau langsung lokasi lahan yang menjadi Kawasan Cadangan Pangan Strategis Nasional bertemakan Desa Sinergi Hijau, sebagai Bina Teritorial Kodam VI/Mlw, di Desa Tanjung Batu, Kutai Kartanegara, di atas lahan seluas 3 hektare.

“Lahan ini memang disiapkan untuk wilayah Kalimantan Timur,” kata Heri, ditemui di Desa Tanjung Batu, Rabu (28/10) sore.

Heri menerangkan, sebagaimana arahan dan petunjuk pemerintah pusat, saat ini Indonesia masih berada di masa pandemi Covid-19. “Memang, kita semua sedang berupaya untuk menangani Covid-19, agar tidak berdampak lebih luas,” ujar Heri.

“Dan, kita tahu, wilayah kita Kalimantan Timur, jadi bagian dari 8 wilayah proritias pemerintah, untuk dilakukan upaya-upaya lebih masif, dikarenakan ada peningkatan (kasus),” tambah Heri.

Komisaris PT Bumi Hijau Pangan, H Setia Budi (kedua dari kiri) bersama Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, dan Komandan Kodim 0906/Tgr, Letkol (Inf) Charles Aling di acara peresmian dimulakannya kegiatan optimalisasi lahan tidur menjadi lahan produktif dalam rangka meningkatkan ketahan pangan nasional di Desa Tanjung Batu, Kukar, Rabu (28/10/2020). (Foto Istimewa)

Mengacu itu, semua elemen, tanpa terkecuali Kodam VI Mulawarman dan jajaran, terus berpikir dan mengupayakan penanganan Covid-19 bersama Pemda, Gubernur di tingkatan provinsi, dan kabupaten kota, juga TNI dan Polri.

“Sejalan dengan itu, kita juga harus memulai berpikir karena dampak dari Covid-19 ini, diprediksi bisa juga berdampak terjadinya penurunan ekonomi,” tegas Heri.

“Kita harus persiapkan, seperti disampaikan Presiden, untuk mengantisipasi apabila nanti pascapandemi, apabila nanti usai pandemi ini, berdampak pada ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, kita berupaya di daerah, dengan berinisiatif membuka lahan sesuai dengan anjuran pemerintah,” ungkap Heri.

Masih disampaikan Heri, seperti diketahui, pemerintah telah membuka lahan untuk cadangan pangan, di Kalimantan Tengah. “Kemudian Bapak Presiden meresmikan di Sumatera Utara. Kita memang tidak menjadi wilayah yang menjadi spotting pemerintah pusat. Tapi, kita bersama-sama untuk mengupayakan, agar wilayah kita juga mempersiapkan soal (upaya ketahanan pangan) itu,” demikian Heri. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *