Kegiatan Konsulat RI di Tawau,  Sabah, Malaysia dalam mengawasi penularan Covid 19 di lingkungan WNI dan TKI. (foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA,ASIA-Jumlah warga Sabah Malaysai terinfeksi virus Covid -19 terus bertambah, terhitung hinggal tanggal 16 Meret 2020 sebanyak 8 orang dinyatakan positif dan puluhan orang masuk kategori suspeck dalam perawatan hospital.

Sebagai institusi perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri, Konsulat RI di Tawau, Sabah,  Malaysia menyatakan, bahwa saat ini belum ditemukan adanya warga negara Indonesia, termasuk  Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang masuk suspect ataupun positif corona.

“Sampai hari ini belum ada temuan dan laporan baik positif ataupun suspect mengarah ke TKI kita,” kata  Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat RI di Tawau, Emir Faisal kepada Niaga.Asia,  Senin (16/03).

Menyikapi semakin meluasmya penyebaran virus corona di Sabah, Konsulat RI di Tawau jauh-jauh hari telah melalukan sosialisasi dan himbau berkala kepada TKI termasuk melakukan pemeriksaan suhu badan.

Himbau secara berkala disampaikan lewat banner pelayanan publik di media sosial dan pertemuan langsung disaat tatap muka. Para TKI di minta menjaga kesehatan dan menyarakan agar segera melalukan pemeriksaan kesehatan jika mengalami gejala-gejala corona.

“Sejauh ini belum ada temuan, kalaupun ada, kami akan minta pengunjung atau TKI segera memeriksakan diri ke klinik/RS/Faskes,” ucap Emir.

Dalam upaya pencegahan penularan corona, staf dan petugas konsulat intens melakukan pemeriksaan kepada semua WNI dan siapa saja yang mengurus keperluan perpanjangan dokumen paspor dan lainnya di pejabat Konsulat.

Mereka harus menjalani thermo scanner dan menyiapkan hand sanitizer di setiap ruang pelayanan kantor Konsulat, tidak lupa dihimbau kepada TKI agar menggunakan pelindung masker dan menghindari bersentuhan dengan banyak orang.

“Semua WNI atau TKI mengurus dokumen di periksa suhu bandanya dan sampai hari ini belum ada suhu badan diatas 38 derajat,” katanya.

Agar pengawasan lebih maksimal, Konsulat dalam beberapa kesempatan mengunjungi WNI dan TKI bermasalah yang saat ini berada dalam pengawasan PTS Tawau, mereka perlu diawasi terutama kesehatan.

“Selama keberadaan mereka terdata, pasti kita awasi, diluar itu semua, mungkin ada TKI keluar masuk lewat jalur non resmi diluar pantaun kami,” tuturnya. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *