aa
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Refly Ruddy Tangkere (foto : istimewa/net)

JAKARTA.NIAGA.ASIA – KPK mengamankan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Refly Ruddy Tangkere dalam OTT di Kalimantan Timur. KPK menyebut OTT ini terkait dugaan suap proyek jalan.

“Diduga terkait paket pekerjaan jalan multiyears,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (15/10), seperti dikutip dari detikcom

Dia menyebut paket tersebut bernilai Rp 155 miliar. Febri mengatakan proyek itu merupakan bagian dari proyek Kementerian PUPR. “Nilainya Rp 155 miliar. Ini bagian dari proyek di Kementerian PUPR ya,” ujarnya.

Total ada delapan orang yang diamankan KPK dalam OTT kali ini. KPK menduga ada duit suap Rp 1,5 miliar dalam ATM yang terkait OTT ini.

“Pihak pemberi diduga mentransfer uang secara periodik ke rekening miliknya dan ATM diberi ke penerima. Uang di ATM itu diduga digunakan penerima sampai dengan saat ini diduga sudah diterima sekitar Rp 1,5 miliar,” sebut Febri.

Febri belum menjelaskan detail siapa pihak penerima dan pemberi dalam kasus ini. Dia mengatakan pemberian duit tersebut sudah terjadi beberapa kali. “Kami menduga telah terjadi beberapa kali pemberian uang,” ucapnya.

Masih disampaikan Febri mengatakan ada delapan orang yang diamankan KPK di Kaltim. Mereka diamankan di Samarinda, Bontang, serta Jakarta. “Diamankan di Samarinda, Bontang, dan ada yang di Jakarta,” ujarnya.

Kini, delapan orang yang diamankan KPK itu masih berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1×24 jam sebelum menentukan status hukum mereka. (dtc/006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *