Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Provinsi Kalimantan Timur, hari ini kembali mencatatkan penambahan 140 kasus positif Covid-19 baru. Dimana, tertinggi 57 kasus diantaranya ada di Kutai Kartanegara. Sehingga, Kutai Kartanegara kini mencatat total 1.144 kasus sejak awal pandemi.

Rincian 140 kasus baru itu, selain di Kutai Kartanegara, kota Samarinda mencatat penambahan 56 kasus. Juga 16 kasus di Kutai Timur, 4 kasus di kota Bontang, Berau dan Paser 2 kasus. Serta, 1 kasus masing-masing di Kutai Barat, Mahulu, dan Penajam Paser Utara.

“Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur sampai hari ini 8.120 kasus,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, melalui keterangan tertulis dikutip Niaga Asia, Minggu (27/9).

Andi menerangan, sementara untuk kasus pasien positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia, bertambah 3 kasus baru. Masing-masing ada di Kutai Kartanegara 1 kasus dengan kode pasien KKR973, di Kutai Timur KTM397, dan kota Samarinda dengan kode pasien SMD2.381.

“Total kasus meninggal menjadi 299 kasus,” ujar Andi.

Di sisi lain, untuk kasus sembuh dari paparan Covid-19 juga bertambah 144 kasus. Dimana, kasus sembuh tertinggi ada di kota Samarinda, dengan 100 kasus. “Sampai hari ini, angka kesembuhan ada 5.322 kasus di Kalimantan Timur,” sebut Andi.

Info grafis kasus Covid-19 provinsi Kalimantan Timur per Minggu (27/9). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Dengan demikian, pasien yang masih berstatus dirawat dari total 8.210 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, ada 2.589 kasus. “Sedangkan yang masih menunggu hasil pemeriksaan swab, ada 14.071 kasus,” jelas Andi.

Fasilitas Perawatan Masih Aman

Dalam penjelasan virtual Zoom malam ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara Martina Yulianti menerangkan, fasilitas layanan kesehatan di Kutai Kartanegara, khususnya di kota Tenggarong, masih mencukupi.

“Sudah lebih 1.000 kasus untuk Kutai Kartanegara. Sejauh ini, wisma atlet terkendali. Kita ikuti panduan Kemenkes,” kata Martina.

Martina merinci, di Wisma Atlet misalnya. Per hari ini merawat 45 pasien. Sedangkan tempat tidur tersedia di Wisma 13 tempat tidur, dan di barak ada 42 tempat tidur.

“Ruang isolasi di Enggang Dua jumlahnya 8 (pasien). Tersedia tempat tidur 12 tempat tidur. Masih aman untuk hari ini,” demikian Martina. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *