Ilustrasi petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) menangani kasus Virus Corona (Covid-19). (Foto : istimewa/Google Images)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim terus mewanti-wanti, agar masyarakat waspada penularan virus SARS-CoV-2 melalui transmisi lokal. Terutama di 6 daerah yang sudah menjadi daerah transmisi lokal.

Keenam daerah baru selain kota Balikpapan itu, adalah kabupaten Berau, kabupaten Kutai Kartanegara, kabupaten Kutai Timur, kabupaten Paser, kabupaten Kutai Barat, serta kabupaten Penajam Paser Utara.

Meluasnya transmisi lokal, dinilai membawa potensi masyarakat yang terpapar virus yang belum memiliki vaksin itu, juga ikut semakin besar.

“Tanpa, harus melakukan perjalanan dari daerah terjangkit,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak, saat video konferensi, Rabu (6/5).

Penularan transmisi lokal, tergambar jelas dalam data harian yang disampaikan Gugus Tugas. Meski memang, penularan terjadi di tingkatan lingkungan keluarga, seperti yang terjadi di Kutai Barat.

“Ini menunjukkan semakin nyata terjadi penularan lokal, dengan anggota keluarga. Itu tadi, karena merasa sehat, aktivitas berjalan seperti biasa dan kontak erat dengan orang yang kemungkinan sudah terjangkit virus itu,” ungkap Andi.

Andi juga kembali mengingatkan, warga yang berstatus orang tanpa gejala, orang dalam pemantauan (ODP), agar benar-benar patuh terhadap protokol Covid-19, untuk menjalankan isolasi diri dengan ketat. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *