Mulai 9 April Bisa Pakai Hasil GeNose di Bandara Samarinda Buat Terbang

Ruang tunggu bilik pemeriksaan GeNose C19 di Bandara APT Pranoto Samarinda (Foto : HO/Bandara APT Pranoto)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Bandara APT Pranoto Samarinda mengimplementasikan alat uji Covid-19 GeNose C19 bagi calon penumpang, mulai Jumat (9/4). Hasil GeNose bisa digunakan sebagai syarat bepergian menggunakan pesawat terbang, dari bandara yang berada di utara kota Samarinda itu. Tarif pemeriksaan GeNose C19 Rp70 ribu per orang sekali uji.

Keterangan diperoleh Niaga Asia, implementasi GeNose di Bandara APT Pranoto, setelah turun rekomendasi persetujuan dari Direktorat Perhubungan Udara Kementeriaj Perhubungan.

Sebelumnya juga, Satgas Covid-19 Nasional telah mengeluarkan Surat Edaran No 12 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid)-19. Edaran itu, diantaranya menerakan soal penggunaan GeNose.

“Bandara APT Pranoto tanggal 9 April mulai pelaksanaan GeNose,” kata Kepala UPBU Kelas I Bandara APT Pranoto Samarinda Agung Pracayanto, dikonfirmasi Niaga Asia, Rabu (7/4) sore.

Di Bandara APT Pranoto, ada 7 alat GeNose yang akan dioperasikan. Namun untuk tahap awal, baru lima alat yang akan dioperasikan oleh klinik Media Farma di area bandara.

GeNose yang akan dioperasikan 7 alat. Lima aktif, dan dua sebagai back up, untuk keperluan cleaning/flushing,” ujar Agung.

Dengan demikian, GeNose menjadi alternatif bagi calon penumpang untuk melakukan uji Covid-19 untuk bepergian menggunakan jasa transportasi udara, diantaranya di Bandara APT Pranoto Samarinda.

Antrian calon penumpang saat check in di Bandara APT Pranoto sebelum masa pandemi Covid-19 (foto : HO/APT Pranoto Airport)

Sebelumnya, calon penumpang wajib mengantongi hasil negatif dari uji Polymerase Chain Reaction (PCR), atau hasil negatif rapid test antigen, untuk kemudian mengisi form e-HAC. Dengan begitu, ada 3 pilihan uji Covid-19 bagi calon penumpang.

Meski hasil GeNose bisa diketahui lebih cepat, namun Agung tetap meminta calon penumpang, agar sebaiknya datang lebih awal ke Bandara APT Pranoto. “Iya benar (calon penumpang diminta/diimbau datang lebih awal),” ungkap Agung.

Sebelumnya, penanggungjawab Klinik Media Farma di Bandara APT Pranoto, dr Ani Widyastuti saat dikonfirmasi Niaga Asia pada Selasa (30/3) lalu menyebutkan, tarif pemeriksaan GeNose C19 Rp70 ribu per orang sekali uji.

Syarat tes GeNose C19, yaitu calon penumpang dilarang makan, minum (kecuali air putih), dan merokok sekitar 1 jam sebelum pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan dengan cara calon penumpang meniup kantong udara yang disediakan petugas hingga penuh.

Ani menerangkan asil pemeriksaan keluar paling lama 15 menit, dengan masa berlaku hasil pemeriksaan negatif dari GeNose C19 adalah untuk keperluan sekali penerbangan.

 

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *