Ilustrasi petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) menangani kasus Virus Corona (Covid-19). (Foto : istimewa/Google Images)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Penularan virus SARS-CoV-2 antar tenaga medis di RSUD AW Sjachranie Samarinda, diduga meluas ke unit kerja lain, setelah hari ini ada penambahan 15 kasus baru tenaga medis baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Penambahan kasus baru itu, hanya berselang dua hari setelah Selasa (28/7) lalu, 6 tenaga kesehatan rumah sakit itu, terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ada 15 kasus baru. Sehingga hari ini, tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 21 orang,” kata Kepala Instalasi, Humas dan PKRS RSUD AW Sjachranie Samarinda, dr Arysia Andhina, dikutip Niaga Asia dari penjelasan Kamis (30/7).

Arysia menerangkan, saat ini tengah berlangsung penelusuran kontak dari tenaga kesehatan lainnya, yang melakukan kontak dengan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif.

Bahkan, lanjut Arysia, manajemen juga telah memutuskan untuk melakukan isolasi unit kerja, tempat tugas para tenaga kesehatan positif Covid-19.

Berita terkait :

Enam Petugas Medis RSUD AW Sjachranie Positif Corona

“Tenaga kesehatan yang tanpa gejala, melakukan isolasi mandiri di rumah. Sedangkan tenaga kesehatan bergejala sedang, akan dirawat di ruang isolasi RSUD AW Sjachranie,” ujar Arysia.

Diterangkan Arysia, untuk ruang pelayanan Poli Rawat Jalan yang tidak terkontaminasi, meski tetap berjalan namu dilakukan jam operasional.

“Jam besuk pasien tetap ditiadakan, dan untuk penunggu pasien hanya 1 orang. Ruang ICU dan ICCU masih belum menerima rujukan dari rumah sakit lainnya,” ungkap Arysia.

Masih dijelaskan Arysia, pun demikian dengan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). “Untuk pelayanan IGD tetap dibuka. Tapi kami membatasi pelayanannya,” terang Arysia.

“Untuk kasus yang tidak membutuhkan penanganan dari spesialis, ataupun sub spesialis, kami menghimbau agar masyarakat sebaiknya berobat ke fasilitas kesehatan lainnya, di sekitar RSUD AWS,” tutup Arysia. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *