Selain membantu memadamkan api, Satgas Pamtas juga mengamankan terduga pelaku yang membakar penginapan Sederhana di Sebuku, Gama yang tak lain kakak kandung dari pemilik penginapan, selanjutnya diserahkan ke Polisi. (foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Anggota Pos Tembalang Satgas Yonif 623/BWU bersama masyarakat dan petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Tulin Onsoi dan Sebuku, padamkan kobaran api yang menghanguskan penginapan sederhana di Desa Apas, Sebuku, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Komandan Satgas Pamtas sekaligus Komandan Yonif 623/BWU, Letkol Inf Yordania menyebutkan, telah menjadi tugas prajurit Satgas Pamtas untuk membantu warga perbatasan RI-Malaysia yang mengalami kesulitan seperti musibah kebakaran pada, Minggu (25/10).

“Kami berharap warga di perbatasan bersama-sama menciptakan rasa aman, sehingga warga dapat hidup dengan tenang. Apabila ada yang dapat kami bantu segera datang saja ke pos Satgas,” katanya.

Pengerahan prajurit pos Tembalang membantu pemadaman kebakaran berawal dari laporan warga terkait kobaran api sebuah dipenginapan, yang menurut informasi sengaja dibakar oleh kakaknya bernama Gama (45).

Dari laporan warga bernama Lucky iutlah, petugas jaga Serda Afifudin menyampaikan informasi kepada Komandan Pos (Danpos) Tembalang Sertu Dwi Totok dan selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran setempat.

“Lucky datang ke pos satgas melaporkan penginapannya telah dibakar oleh kakaknya sendiri, dari situ langsung kita bergerak menghubungi petugas pemadam,” ucapnya.

Bersama warga sekitar, tujuh orang anggota Satgas Yonif memadamkan kobaran api agar tidak menyebar ke rumah lainnya.

Sedangkan pelaku pembakar penginapan yang masih kerabat dari pemilik penginapan diamankan untuk diserahkan ke pihak Kepolisian.

Akibat musibah tersebut, Lucky selaku pemilik penginapan mengalami kerugian atas terbakarnya 7 kamar beserta isinya. Pelaku pembakar penginapan kini ditangani oleh Polsek Sebuku.

“Danpos Tembalang mengamankan pelaku karena telah membuat keresahaan bagi warga perbatasan RI – Malaysia, tuturnya. (002).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *