Serpihan Sriwijaya Air SJ-182 PK-CLC dievakuasi Senin (11/1). (Foto: basarnas.go.id)

JAKARTA.NIAGA.ASIA – Tujuh kantong berisi bagian tubuh (body part) korban jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182, kembali diserahkan ke Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok, Senin (11/1) pukul 16.00 WIB.

Selain itu, sebuah dokumen dan 1 kantong berisi serpihan pesawat. Seluruh temuan dari Last Know Position (LKP) tersebut, dibawa menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas.

Berikutnya, KRI Parang dengan komandan Letkol (L) Hendra Dwinanto merapat ke Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok, Senin (11/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Ia menyerahkan hasil operasi sebanyak 3 kantong berisi serpihan pesawat, dan juga perlengkapan pribadi korban.

Seluruh temuan tersebut kepada SMC Brigjen TNI (Mar) Rasman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) operasi SAR tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182. Selanjutnya, seluruh temuan tersebut diserahkan kepada KNKT dan DVI, untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 route Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang. Demikian dilansir laman basarnas.go.id (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *