PMI  yang dideportasi Malaysia setiba di pelabuhan Tunon Taka Nunukan selain diperiksa suhu badannya juga menjalani rapid test (foto Budi Anshori/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan melaksanakan rapid test terhadap pemulangan 321 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Rabu (03/06).

Rapid test diterapkan sebelum semua PMI diberangkatkan pulang kampung ke daerah asal menggunakan KM Thalia dengan rincian, 81 orang dari Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan sebanyak 213 orang, 21 orang dari Nusa Tengga Timur, 5 orang dari Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur sebanyak 5 orang.

“Apabila hasil rapid test menunjukkan non reaktif, para PMI bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Sulawesi selatan, NTT dan NTB,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono.

Hingga siang ini, tim gugus tugas Nunukan belum menerima laporan hasil rapid test dan jumlah pasti PMI yang tiba di Nunukan sesuai laporan surat Konsulat RI Tawau, Sabah, Malaysia.

Menurut Aris, perlakuan kedatangan PMI di pelabuhan  Tunon Taka Nunukan tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu menjalani pemeriksaan suhu badan dipintu masuk terminal pelabuhan dan menjalani rapid test baik untuk orang dewasa ataupu  anak-anak.

“Belum ada hasil rapid dan sampai jam ini kita kasih menunggu hasil pemeriksaan teman-teman tim kesehatan gugus tugas di pelabuhan,” bebernya.

Aris menjelaskan, jika hasil pemeriksaan tim kesehatan gugus tugas Nunukan dan Pertugas Kesehatan Pelabuhan (PKP) menyatakan semua PMI non reaktif Covid-19, maka semua PMI bisa dipulangkan ke daerah masing-masing.

Mekanisme ini sama dengan perlakukan pemulangan WNI sebelumnya, dimana WNI atau PMI akan melanjutkan perjalanan apabila hasil rapid negatif dan sebaliknya dilakukan karantina khusus apabila terdapat hasil tes positif.

“Mungkin ada sekitar 244 orang nantinya langsung melanjutkan perjalanan ke Pare Pare, NTT dan NTB, sisanya pulang ke wilayah Kaltara,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pantauan Niaga.Asia.com. kedatangan PMI di pelabuhan Tunin Taka Nunukan dikawal ketat baik oleh tim Gugus Tugas Nunukan dengan mengharuskan tiap PMI menggunakan masker dan s antri memunggu pemeriksaan suhu tubuh.

Bagi PMI dengan suhu tubuh dibawah 38 derajat, tim gugus tugas mengarah PMI memasuki ruang terminal pelabuhan menjalani rapid test. Diruang pemeriksaan telah siap sejumlah tim kesehatan permakaian lengkap Alat Pelindung Diri (APD).

Sebelum menerima kedatangan PMI, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura bersama Kepala BP2MI Nunukan Kombes Pol. Hotma Victor Sihombing mengunjungi pelabuhan Tunon Taka untuk memastikan persiapan berjalan dengan baik dan maksimal.

Beberapa bagian yang ditinjau antara lain kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan protocol kesehatan seperti wawancara, pemeriksaan suhu, dan rapid test, serta pemeriksaan tanda tanda gejala Covid-19. (002).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *