Suasana penerbangan bersubsidi bandara Tanjung Bara. (Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Warga kabupaten Kutai Timur kini tidak bisa lagi bepergian ke luar Sangatta menuju Balikpapan, menggunakan penerbangan perintis. Penyebabnya, pemerintah pusat memangkas dana subsidi penerbangan perintis di Kutai Timur.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur Ikhsanuddin Syarpie, saat coffee morning dipimpin Wabup Kasmidi Bulang, didampingi Seskab Kutai Timur Irawansyah, dan Asisten Pemkesra DH Suko Buono di ruang Meranti, kantor Sekretariat Pemkab Kutai Timur, Senin (15/7).

Pernyataan Ikhsanuddin Syarpie, juga dipertegas Kasmidi Bulang. Menurutnya, berhentinya penerbangan perintis, juga dipengaruhi oleh kondisi keuangan negara sedang tidak stabil. Maka beberapa pos anggaran terkena pemotongan. Termasuk untuk penerbangan perintis di daerah.

“Pemkab Kutim melalui Dinas Perhubungan, sudah mengupayakan agar penerbangan perintis tetap ada. Pinjam pakai bandara juga sudah dilakukan dan ditandatangani Bupati dan perwakilan Kementerian Keuangan yang menangani aset negara. Tapi, karena terjadi pemangkasan, sehingga tidak ada lagi penerbangan perintis yang bisa digunakan masyarakat Sangatta dan sekitarnya yang mau menuju Balikpapan atau sebaliknya,” terang Kasmidi.

Melihat kondisi ini, pemerintah menutup mata. Wabup berharap di tahun 2020 mendatang, penerbangan bersubsidi dapat beroperasi lagi bagi masyarakat Kutai Timur, terutama bagi mereka yang bermukim di wilayah pedalaman. (hms15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *