aa
Yahya Anja

SAMARINDA.NIAGA.ASIA- Masih adanya permasalahan soal peredaran makanan, obat tradisional dan kosmetik yang bebas beredar luas di Kaltim membuat anggota Komisi IV DPRD Kaltim, sebagai komisi yang juga menangani mengenai makanan serta kesehatan dan kesejahteraan masyarakat meminta kepada  Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk lebih meningkatkan pengawasan distribusi produk makanan, obat dan kosmetik yang layak konsumsi.

Pasalnya, menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Yahya Anja saat ini banyak produk makanan, obat-obatan dan kosmetik yang belum jelas status kehalalannya, kehiegenisannya dan kesehatannya.

“Masih banyaknya ditemui contoh-contoh makanan yang tidak layak dikonsumsi dan beredar luas hingga kini tentunya menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat,” tuturnya.

Dengan banyaknya peredaran makanan, obat dan kosmetik yang tidak diketahui sehat apa tidak, serta produk-produk yang expired namun masih beredar luas di pasaran, tentunya dapat menjadi perhatian serius bagi BPOM.

“Persoalan ini membutuhkan kerja keras BPOM dalam mengawasi berbagai produk layak konsumsi yang beredar luas di masyarakat. Kita juga meminta agar BPOM lebih jeli dalam mengawasi peredaran makanan yang dijual di sekolah-sekolah dan dikonsumsi dengan bebasnya oleh anak-anak tanpa memperhatikan bahwa makanan tersebut banyak mengandung zat-zat yang membahayakan, dan hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan terus- menerus,” urai Yahya.

Selain itu Yahya juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan setiap produk makanan sebelum dibeli. Sebab selain meminta BPOM untuk meningkatkan pengawasannya, masyarakat juga harus pro aktif mengawasi makanan-makanan dengan kemasan yang telah rusak ataupun kedaluwarsa untuk  sesegera mungkin melaporkannya ke BPOM agar ditindaklanjuti. (adv/hms3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *