Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Penambahan satu kasus positif Corona baru di Kalimantan Timur hari ini, ada di kota Balikpapan, adalah dari ABK Madani Nusantara. Imbasnya, 40 orang ABK lainnya, diambil swab-nya.

ABK itu adalah laki-laki usia 26 tahun, berkode pasien BPN72. Pasien bersangkutan, kini dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

“Sebelumnya, berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan). Kasus dirawat di Kanudjoso sejak terkonfirmasi positif hari ini,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, dalam penjelasan dia secara virtual, Jumat (5/6) sore.

Kasus Covid-19 Kalimantan Timur per hari Jumat (5/6). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Dengan begitu, ABK yang terkonfirmasi positif itu, berpotensi menjadi klaster baru, yaki klaster Madani Nusantara. Sebelumnya, ada 2 klaster ABK yakni KM Amartha di Balikpapan, dan KM Bali Kuta di Samarinda.

“Ada 40 ABK lainnya (ABK KM Madani Nusantara), dilakukan tracing dan diambil swabnya, untuk diperiksa di laboratorium. Informasi kami dapatkan KM Madani Nusantara mengangkut barang,” ujar Andi.

Andi menerangkan, per hari ini, ada 21 kasus baru yang masuk pengujian/pemeriksaan di laboratorium Covid-19. Kasus itu tersebar di Kutai Timur 9 kasus, Penajam Paser Utara (PPU) 2 kasus, dan kota Balikpapan 10 kasus.

Tabel informasi distribusi kasus. Pada kolom proses menunggu hasil, kota Samarinda tercatat 105 orang masih menunggu hasil, dan terbanyak di Kaltim per hari Jumat (5/6). (Sumber : Gugus Tugas Covid-19 Kaltim)

“Kasus di Kutai Timur adalah OTG (Orang Tanpa Gejala) dan 9 dari 10 kasus di Balikpapan juga OTG,” sebut Andi.

Dijelaskan Andi, kasus ODP Covid-19 hari ini, juga tercatat bertambah 88 kasus. Dimana, kota Samarinda mendominasi sebanyak 87 kasus. “Total, ada 396 kasus ODP,” tambah Andi.

Dengan begitu, lanjut Andi, posisi kasus Covid-19 di Kalimantan Timur hari ini, berjumlah 317 kasus pasien terkonfirmasi positif. Dimana, angka kesembuhan masih 184 orang, dan 3 lainnya meninggal dunia. Sedangkan, yang masih dirawat ada 130 orang.

“Yang masih menunggu proses pemeriksaan swab di laboratorium, berjumlah 239 kasus,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *