Prajurit TNI siapkan logistik makanan bagi korban banjir (foto : Penrem 091/ASN)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Warga terdampak banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur hingga hari Selasa (11/6/2019) menjadi 19.046 jiwa atau 6.676 kepala keluarga (KK). Jumlah tersebut naik dibandingkan hari Minggu (9/6) yang hanya 2.327 jiwa yang berasal dari 735 KK.

Demikian rilis terbaru yang dilansir Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kaltimtara, hari Selasa (11/6/) sore. “Ada kenaikan dibandingkan hari Minggu,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltimtara, Octavianto.

Warga terdampak banjir tersebar di Kelurahan Sempaja Timur,  Kelurahan Gunung Lingai, Sempaja Selatan, Sidodadi, Pelita, dan kelurahan Temindung Permai. Sedangkan ketinggian air di kawasan permukiman bervariasi antara 50 cm, 80 cm, 120 cm, hingga 200 cm lebih. Titik warga terdampak banjir lengkapnya sebagai berikut:

1.Kelurahan Sempaja Timur (KK : 735, Jiwa: 2327)

2.Kelurahan Temindung Permai (K :3691, Jiwa : 7912)

3.Kelurahan Sempaja Selatan (KK: 733, Jiwa : 3665)

4.Kelurahan  Gunung Lingai Perum Griya Mukti (KK: 700, Jiwa : 2324).

5.Kelurahan Sidodadi (KK : 328, Jiwa : 1201)

6.Kelurahan Pelita (KK : 489, Jiwa :1.612).

Menurut Octa, unsur SAR yang bekerja di lapangan memberikan pertolongan tercatat dari 15 institusi atau lembaga, meliputi Basarnas 6 orang, TNI (200), Polri (100), BPBD Samarinda (60),  BPBD Kaltim, Satpol PP, Dinas Damkar masing-masing (15), PMI (20), Ikatan Dokter Indonesia (30), PMI, Dinkes, dan Tagana, Relawan Sungai Pinang, masing-masing (20), Orari (10), dan Relawan Samarinda ORG. “Bantuan dari relawan lepas juga sangat menolong,” ujarnya.

Kemudian alat utama dan peralatan yang dikerahkan ke lapangan, dari Basarnas berupa; 1 rubber boat, 1 rescue truk, 1 rescue car, dan 1 trail. Dari TNI; 4 rubber boat dan 6 truk. Dari Polri; 2  rubber boat, 4 perahu, dan 4 truk. BPBD Provinsi menurunkan alat berupa 3 fiber boat, 2 perahu lipat, dan 2 truk. BPBD Kota Samarinda berupa 5 fiber boat, 1 ambulance, dan 1 truk. Dinas Damkar Samarinda 3 perahu dan 1 lighting mobile, Satpol PP Kota Samarinda yakni 2 perahu dan 2 truk. Tagana membawa alat 4 fiber boat dan 1 truk. PMI dan Dinkes masing-masing 3 ambulance, dan alat komunikasi dibantu Orari.

aa
Gubernur Kaltim, H Isran Noor susuri kawasan permukiman yang terdampak banjir di Kelurahan Temindung Permai., Selasa (11/6/2019). (Foto Humasprov Kaltim)

Posko dan dapur umum yang didirikan warga warga dan relawan secara mandiri tersebar:

  1. Posko Griya Mukti Kel. Gn. Lingai
  2. Dapur Umum Warga di RT. 49 Perum Bengkuring
  3. Dapur Umum Warga RT. 47 Perum Bengkuring
  4. Dapur Umum Warga RT. 51 Perum Bengkuring
  5. Dapur Umum Bengkuring RT 34
  6. Dapur Umum di Belimau Lempake di RT 22 wilayah posko 3, Busam
  7. Dapur Umum Bengkuring, RT.48
  8. Dapur Umum Bengkuring, RT 43
  9. Pengungsi, markas LMP, Jalan Nuri. (2 dewasa, 3 balita)
  10. Posko 32 Musholla Al Ittihad, RT 32, Jalan Labu Siam
  11. Pengungsi di Masjid Almuhajirin, Jalan Kestela 2.
  12. Pengungsi di mushalla Al Huda Betapus RT 14 Kel Sempaja Utara.
  13. Pengungsi Perumahan Limau, Jalan Belimau RT 24, Lempake
  14. Posko sembako/ nasi bungkus, Tawon caffe Jln. AW Sjahrani
  15. Dapur umur GG. Damai Sempaja Utara Wahid Hasyim II

(001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *