Gusti Dwi Prasojo yang kini dalam pencarian unsur SAR gabungan sejak Selasa (17/11) kemarin. (Foto : istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pencarian terhadap korban Gusti Dwi Prasojo (18), yang tenggelam di Sungai Mahakam usai didorong orang tak dikenal (OTK) ke Mahakam, Selasa (17/11) kemarin, hari ini diperluas.

“Hari kedua operasi SAR pencarian korban di hari ini, diperluas hingga 0,15 nautical miles,” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto, dikutip Niaga Asia dari penjelasan Rabu (18/11) pagi.

Penyelaman sempat dilakukan tim SAR gabungan Selasa (17/11). (Foto : HO/Basarnas)

Octavianto menerangkan, pada operasi SAR hari pertama Selasa (17/11) kemarin, unsur SAR gabungan pun terus berdatangan, untuk membantu operasi SAR. “Sedikitnya ada 52 unsur SAR gabungan,” ujar Octavianto.

“Selain Basarnas, juga ada tim BPBD Samarinda, Polresta Samarinda, Polairud Polda Kaltim, TNI AL Pos Anggana, serta berbagai satuan relawan di kota Samarinda,” tambah Octavianto.

Berita terkait :

Didorong Orang Tak Dikenal Saat Nongkrong di Tepian Mahakam, Gusti Tenggelam

Selain penyisiran perairan sungai Mahakam menggunakan rubber boat atau perahu karet, lanjut Octavianto, tim unsur SAR gabungan, juga melakukan pencarian dengan melakukan penyelaman.

“Dilakukan 2 kali penyelaman di hari pertama Selasa kemarin. Hasilnya sementara masih nihil,” ujar Octavianto.

Unsur SAR gabungan untuk membantu pencarian korban Gusti terus bertambah (Foto : Basarnas)

Hari kedua ini, tim SAR kembali berupaya memaksimalkan upaya pencarian, menggunakan peralatan SAR air yang tersedia. Baik speedboat, rubber boat, serta peralatan selam.

Keluarga serta rekan-rekan korban Gusti pun berdatangan ke lokasi pos Operasi SAR di Jalan RE Martadinata, Teluk Lerong Ilir, usai membaca pemberitaan media, dan media sosial. Mereka pun sangat berharap Gusti bisa segera ditemukan. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *